Dan lagi, di waktu yang sama, aku tak bisa
melihat sinar wajahnya
Entah mengapa aku rindu menatap bening matanya
Walau aku tahu, aku takkan mungkin
menggapai bintang di angkasa sana yang
telah permanen berada di atasku, bukan di sisiku
Namun lihat, sesosok lain hadir di malam nan
sepi ini
Ia datang membawa sejuta cahaya yang dapat
membasuh jiwa keringku
Namun sayang, ia seperti yang lain
Ia tercipta untuk berada di atasku, menjadi
pelagi yang selalu tersenyum
Menyapa indahnya hari selepas hujan berlalu
Bila memang kau tercipta bukan untuk ku
sayangi, maka bntulah aku untuk membuang rasa ini
Rasa yang terus membekam ulu hati ini, hingga
diri tak lagi dapat berfikir
Aku bukanlah seorang gadis yang pandai
berpenyair
Aku hanyalah sesosok gadis yang menginginkan
sebuah jalinan antara aku dan kamu
Meski aku tahu, bintangpun tahu, kalau itu
semua hanyalah sebuah impian terindah yang tak mungkin untuk menjadi nyata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar